Santri Cendekia

Millah Kekufuran (Al-Baqarah 120 part 2)

Bismillahirrahmanirrahim

Subhanaka la ‘ilmalana illa ma’allamtana, innaka antal ‘alimul hakim

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan Ridho kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (Al-Baqarah : 120)

 

Lalu mengapa hanya yahudi dan nasrani yang dihadirkan Allah dalam surat ini? Bukankah jenis-jenis agama dan paham-paham yang tidak ridho akan eksistensi islam bukan hanya yahudi dan nasrani? Kita akan kupas secara garis besarnya dalam tulisan ini.

Yahudi, adalah agama ras yang bahkan sudah ada sebelum tahun masehi. Allah ‘azza wa jalla banyak sekali mengirimkan Nabi dan Rasul kepada kaum ini, namun mayoritas dari mereka didustakan atau bahkan dibunuh, “hal itu dikarenakan mereka mengingkari dan membunuh nabi tanpa alasan yang haq” (Al-Baqarah : 61). Karena kelakuannya ini, Allah pernah menghinakan dan menistakan mereka dimanapun mereka berada. Kita bisa menyaksikan itu di berbagai dokumentasi sejarah tentang kaum yahudi. Namun, perlahan tapi pasti, mereka berhasil bangkit dan membuat titik balik melalui konferensi zionisme yang dipelopori oleh theodore Herz hingga akhirnya berhasil mengangkangi dunia seperti pada jaman sekarang ini. Hampir tidak ada urusan penting di belahan dunia sekarang ini yang tidak dicampuri oleh zionis dan antek-anteknya. Berbagai gerakan-gerakan dan paham nyeleneh yang berkembang pun juga berhasil menjadi tunggangan mereka. Yahudi juga berhasil memporak porandakan agama yang dibawa Nabi Isa as sehingga menjadi seperti sekarang ini. Hingga bisa dikatakan bahwa, Agama nasrani yang sekarang ini juga merupakan hasil karya dari orang-orang yahudi di masa lalu.

Nasrani, Kristen ortodoks di masanya, berhasil menimbulkan trauma yang begitu hebat untuk orang-orang barat. Sehingga dendam dan kebencian orang-orang barat terhadap Kristen ortodoks, melahirkan berbagai macam paham dan gerakan yang menentang eksistensi agama yang ada di muka bumi ini. Entah itu liberalisme, pluralisme, sekularisme, atheisme, feminisme, relativisme, dan sebagainya. Sehingga boleh dikatakan bahwa Kristen ortodoks memiliki sumbangsih besar terhadap kelahiran berbagai macam paham yang berusaha meniadakan peran agama di dunia ini. Selain itu, Hingga detik ini, agama yahudi dan nasrani adalah agama-agama yang masih eksis sebagai agama-agama misi dengan segala sepak terjangnya di dunia yang sangat sering menimbulkan tantangan tersendiri bagi agama islam dan misi tauhidnya.

Baca juga:  Adab sebagai Pemimpin dan sebagai Umat Rasulullah

Selanjutnya Allah menyebutkan istilah millah dalam ayat ini. Mengapa Allah tidak menyebut dengan istilah Agama? Para ulama menafsirkan millah sebagai “jalan” . Yahudi dan nasrani tidak selalu ingin agar muslimin masuk ke agama mereka, apalagi yahudi yang notabenenya adalah agama ras yang tidak mungkin dengan mudah memposisikan orang di luar ras yahudi dengan perlakuan yang sama seperti mereka memperlakukan ras mereka. Yang lebih pokok daripada membuat muslimin masuk ke agama mereka adalah, membuat muslimin mau mengikuti cara pikir mereka, mengiyakan dan ridho terhadap gaya hidup mereka, dan tidak melawan ideologi mereka. Biarkan muslimin tetap dengan KTP islamnya, namun mengikuti millah yahudi dan nasrani, satu millah kekufuran.

Tidak masalah agama tetap islam, asal menganggap semua agama benar dan baik.

Tidak masalah agama tetap islam, yang penting mau menafsirkan Al-Qur’an dengan tafsiran mereka.

Tidak masalah agama tetap islam, yang penting meninggalkan jihad karena jihad itu berarti radikal dan fundamental.

Tidak masalah agama tetap islam, yang penting melawan dan menghina syariat poligami dan mendukung kesetaraan gender.

Tidak masalah agama tetap islam, yang penting mau mengangkat orang kafir jadi pemimpin.

Tidak masalah agama tetap islam, yang penting mau menerima bahwa agama urusan privasi yang tidak boleh dicampuri oleh Negara. Agama di dalam masjid saja.

Tidak masalah agama tetap islam, yang penting jangan sampai ingin mendirikan Negara yang berhukum dengan hukum Allah dan Rasul-Nya.

Tidak masalah agama tetap islam, yang penting mentalnya kafir.

Nau’dzubillahi min dzalik!!

Selama muslimin sudah jauh dari cara hidup islami, maka sungguh urusan yahudi dan nasrani akan menjadi lebih mudah. Karena muslimin yang seperti itu, bisa lebih mudah digunakan dan dimanfaatkan untuk menghancurkan peradaban islam dari dalam. Maka sungguh, Qur’an adalah peringatan muslimin di setiap masa. Ayat ini hendaknya menjadi bekal bagi kita dalam menghadapi perhelatan dunia di masa ini hingga akhir jaman. Karena Al-haq (kebenaran sejati) adalah dari Allah, dan jangan lah kamu menjadi orang-orang yang ragu (Al-Baqarah : 152).

Baca juga:  Membedah Metodologi Fikih Informasi Muhammadiyah

Allahu a’lam bishshawab

irfan fahmi

mencoba memahami makna dari surat-surat cinta yang Allah turunkan melalui Nabi dan Rasul-Nya

Add comment

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: