[Jurnal] Matn Criticism and Its Role In The Evaluation of Hadith Authenticity

For centuries, Muslim community has taken ‘ulūm al-hadīth for granted as a valid method in hadith verification; if a hadith is declared as an authentic hadith after examined using the method, then they will accept the hadith as an authentic one.  Nevertheless, the traditional discipline has been criticised by various modern scholars who argue that traditional ‘ulūm al-hadīth is not a sufficient method to evaluate the authenticity of hadith reports. One of their reasons is that the traditional hadith criticism only examines the chain of narrations (sanad) of hadith reports and ignores the content (matn) of the hadith. This essay will discuss the role of matn criticism in the authentication of hadith; whether it is included in the traditional method of ‘ulūm al-hadīth or not, and if so, what is the criteria and how the scholars apply them.

Selama beradabad-abad, ummat Islam telah menganggap ‘ulūm al-hadīth atau ilmu hadis tradisional sebagai metode yang valid dalam menentukan kesahihan sebuah hadis; bila telah dinyatakan sahih oleh para ulama hadis, dengan instrument ilmu hadis, maka hadis tersebut telah diterima sebagai sahih. Namun demikian, ilmu tradisional ini telah mendapatkan banyak kritik dari berbagai sarjana modern. Mereka berpendapat bahwa ‘ulūm al-hadīth tradisional tidak cukup mumpuni dalam menetukan kesahihan sebuah hadis. Alasannya, ilmu tersebut terlalu menitik beratkan pada kritik sanad dan mengabaikan kritik isi, atau kritik matan. Essai ini akan mendiskusikan peran kritik matan dalam kesahihan hadis; apakah jenis kritik ini sudah diakomodasi oleh metode tradisional atau tidak, dan jika iya, bagaimana para ulama mengaplikasikannya.

Tulisan ini dimuat di IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities. Silakan baca dan download versi lengkapnya di sini

Ayub
yuk temanan

Ayub

Mengejar impian sederhana, menjadi pecinta semesta.
Ayub
yuk temanan

Ayub

Mengejar impian sederhana, menjadi pecinta semesta.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: