Santri Cendekia
Home » Cinta Ramadhan 02: Berkahnya Sahur

Cinta Ramadhan 02: Berkahnya Sahur

 

حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

 

Telah menceritakan kepada kami Adam bin Abu Iyas telah menceritakan kepada kami Syu’bah telah menceritakan kepada kami ‘Abdul ‘Aziz bin Shuhaib berkata, aku mendengar Anas bin Malik radliallahu ‘anhu berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bersahurlah kalian, karena didalam sahur ada barakah”.

 

Diriwayatkan Imam Bukhari no.1789, Imam Muslim no. 1835, Imam Tirmidzi no. 642, Imam Nasai no. 2115.

 

Hadis ini begitu sederhana, namun memiliki manfaat besar. Nabi SAW hanya mengatakan bahwa ada keberkahan saat sahur. Kajian hadis ini, menarik dari berbagai aspek; kesehatan, keimanan, dan berbagai aspek lainnya.

 

Berkah itu secara sederhana bermakna bertambahnya kebaikkan. Dalam sahur ada keberkahan berarti sahur itu memiliki kebaikkan buat orang yg melaksanakannya. Artinya, orang yg tdk sahur kehilangan berkah waktu sahurnya.

 

Diantara hasil kajian tentang keberkahan sahur, yaitu (i) makan sahur memberikan nutrisi yg dibutuhkan oleh tubuh untuk berpuasa seharian. Dengan nutrisi tersebut, tubuh merubahnya menjadi energi yg digunakan untuk beraktivitas meski sedang berpuasa.

 

Orang yg tdk bersahur menyebabkan tubuh terpaksa mengambil cadangan energi yg tersimpan sebelumnya. Pengambilan cadangan energi besar-besaran menyebabkan tubuh melemas, kurang gairah, kurang tenaga, dan dapat pula menyebabkan gagal fokus.

 

Faktanya, sahur sangat dianjurkan meski hanya dengan beberapa butir kurma dan segelas air segar. Manfaat kurma yg kaya akan nutrisi sangat dibutuhkan tubuh. Suplai energi dari kurma cukup untuk menjaga stabilitas tubuh dalam beraktivitas. Termasuk juga mineral yg terdapat dari segelas air segar.

Baca juga:  Cinta Ramadhan 03: Pintu Langit, Pintu Jahannam, dan Syetan Terbelenggu

 

(ii) Berkah waktu sahur yg lainnya adalah bangunnya seseorang di sepertiga malam terakhir. Jika malam ada 12 jam dibagi tiga waktu, maka sepertiga malam itu sekitar pukul 03.00-06.00. Di waktu tersebut, seorang muslim dapat melaksanakan qiyamu-lail, makan sahur, shalat fajar yg pahalanya lebih baik dari dunia dan seisinya, Shalat Subuh, wirid pagi yg apabila dilakukan selepas shalat subuh sampai terbit matahari pahalanya seperti haji mabrur.

 

Dengan menjaga qiyam lail, shalat fajar, dan wirid pagi tentu akan menambah keimanan dan ketakwaan seorang hamba, mendekatkan dirinya kepada Rabb alam semesta, bukankah semesta ini akan ditundukkan untuk mereka yg dekat dengan pemilik-Nya.

 

Selain menambah keimanan dan ketakwaan, mendawamkan diri bangun di sepertiga malam juga memiliki manfaat kesehatan. Jantung koroner, kolestrol tinggi, stroke, Asma, sakit paru-paru diantara sederet penyakit yg dapat dicegah maupun diobati dengan rutin bangun pagi.

 

Tiada mudharat dari syariat yg Allah perintahkan. Meski Nabi SAW hanya menyuruh makan sahur dlm hadis tersebut, namun dari situ banyak aktivitas lainnya yg dapat dilakukan.

 

Wallahu A’lam.

Cecep Supriadi

Pembangun Komunitas Halal Mart HPAI: Penyedia dan Pemasar Produk Halal Berkualitas

Tambahkan komentar

Tinggalkan komentar