Santri Cendekia
stone henge
Home » Hubungan yang Terlepas (Al-Baqarah : 166)

Hubungan yang Terlepas (Al-Baqarah : 166)

Bismillahirrahmanirrahim

Subhanaka la ‘ilmalana illa ma’allamtana, innaka antal ‘alimul hakim

“Dan ketika yang diikuti (disembah) berlepas diri dari yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa, segala hubungan di antara mereka terlepas sama sekali”

(Al-Baqarah : 166)

 Ayat ini adalah kisah lanjutan dari ayat sebelumnya. Di akhirat nanti, para berhala-berhala yang begitu diikuti dipuja di dunia akan berlepas diri dari para pengikut dan pemujanya. Siapa saja berhala-berhala yang akan berlepas diri dari pengikutnya? Para penguasa zalim akan berlepas diri dari penjilat-penjilatnya. Para dukun-dukun dan ustad-ustad palsu yang dikelilingi oleh istidrajnya akan berlepas diri dari para pengikutnya. Para syaithan dan jin akan berlepas diri dari para pengikutnya. Tokoh-tokoh pemikiran yang bertentangan dengan Islam pun akan gigit jari dan berlepas diri dari para pembeonya, entah itu pemikiran liberal, sekular, plural, dan sebagainya.

Para pemuka aliran sesat seperti syi’ah, khawarij, hingga yang terkini seperti ISIS pun akan menunjukan ekornya dan mengaing-ngaing seperti seekor anak anjing seraya berusaha menipu Allah bahwa bukan mereka lah biang keladi kerusakan yang ada di dunia ini.

dan ketika mereka dibangkitkan Allah bersama-sama, maka mereka berusaha menipu-Nya (Allah ‘azza wa jalla) seperti mereka menipu kalian” – Al Mujadalah : 18

dan mereka melihat siksa, segala hubungan di antara mereka terlepas sama sekali” Berbagai hubungan-hubungan yang terjadi di dunia namun dalam rangka keburukan dan kerusakan pun akan putus dengan mudahnya di akhirat kelak. Karena si berhala yang merasa gagah begitu pongah menantang kebenaran di dunia akhirnya melihat adzab yang nyata dan dia ingin cuci tangan dari kejahatannya selama di dunia.

Baca juga:  Apa Penyebab Mereka Membenci Islam?

Si tokoh pemikiran sesat yang harum penuh puji dan puja dari para orang-orang lemah akal yang ada di sekitarnya selama di dunia pun mendadak kecut dan hilang bunyi, meski di dunia begitu fasih lisannya mengeluarkan pendapat ‘ini’ dan ‘itu’ untuk menyesatkan orang banyak. Si zionis yang pernah meletakan segala kepentingan buruknya ke seluruh urusan dunia pun mendadak berubah seolah menjadi debu yang tak berdaya.

Hubungan konspirasi yang terlihat begitu kokoh dan kompak selama di dunia pun putus dalam sekejap. Universal brotherhood yang sering dielu-elukan oleh freemason pun hilang dalam sekejap setelah beratus tahun dibangun dengan menipu banyak orang. Putus semua hubungan itu karena pada akhirnya tak ada jiwa yang sanggup (bahkan untuk berpura-pura berani) untuk menghadapi adzab Allah yang menanti.

Jadi sekali lagi mari kita tampar wajah kita, untuk apa selama ini kita puja dan kita sembah segala sesuatu selain Allah? Karena para berhala-berhala yang sedang naik daun di dunia ini, sudah jelas kisah kelanjutannya. Mereka akan divonis dengan neraka, dan kelak akan melarikan dari dari kalian para pengikut bodohnya. Allah ‘azza wa jalla hadirkan kisah ini, agar kita bisa membayangkan suramnya cara hidup para pemuja berhala. Agar kita benar-benar memasang tembok yang tebal dan kuat di antara kita dan mereka, sehingga tidak sedikitpun kita mau berkompromi dan meletakan segala sesuatu selain Allah dalam tujuan dan orientasi hidup kita.

Ketika kita merendahkan diri dihadapan berhala, maka berhala itu akan makin menghinakan kita. Namun, semakin kita merendahkan diri di hadapan Allah, maka Allah akan semakin meninggikan derajat kita. Sudah bisakah kita cerna hal ini dengan akal kita? Jika sudah, maka mari kita ikrarkan dan hujamkan salah satu perkataan Rib’i bin Amir ra pada Rustum si panglima persia di perang Qadisiyah.

Baca juga:  Kajian Ayat-Ayat Puasa #3 : Waktu Doa Mustajab Ketika Puasa

“Kami datang untuk membebaskan manusia dari penghambaan kepada sesamanya, menuju kepada penghambaan kepada Allah semata”

irfan fahmi

mencoba memahami makna dari surat-surat cinta yang Allah turunkan melalui Nabi dan Rasul-Nya

Tambahkan komentar

Tinggalkan komentar