Santri Cendekia

Intruksi Resmi Majelis Tabligh PP Muhammadiyah terkait Pelaksanaan Ibadah dalam Kondisi Darurat Covid-19

 

Alhamdulillâh wash-shalâtu was-salâmu ‘alâ Rasûlillâh. Amma ba’d. Seiring dengan wabah Covid-19 yang melanda dunia saat ini, Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah memanjaatkan doa semoga Allah Ta’ala segera mengangkatnya dari seluruh negeri sehingga kehidupan umat manusia kembali normal dan seimbang.

Tak lupa kami menyampaikan keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak secara langsung, dan rasa duka yang mendalam terkhusus bagi yang wafat dalam wabah ini.

Semoga Allah subhânahu wa ta’âlâ memuliakan mereka sebagai syuhada’ di sisi-Nya, serta kepada keluarga yang ditinggalkan dianugerahkan kekuatan jiwa, raga, dan kesabaran. Âmîn yâ Rabb al-‘Âlamîn wa yâ Mughîtsa-l-Mustaghîtsîn.

Selanjutnya, dalam upaya mensosialisasikan dan melaksanakan Surat Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 03/I.0/B/2020 tentang Penyelenggaraan Shalat Jum’at dan Fardu Berjamaah Saat Terjadi Wabah Covid-19, serta Nomor 02/EDR/I.0/E/2020 dan Nomor 03/EDR/I.0/E/2020 tentang Tuntunan Ibadah dalam Kondisi Darurat Covid-19, maka Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan seruan kepada seluruh Anggota Persyarikatan Muhammadiyah dan para Muballigh-Muballighah Muhammadiyah, serta instruksi kepada segenap jajaran Pengurus Majelis Tabligh Muhammadiyah di seluruh Indonesia sebagai berikut:

  1. Seluruh Anggota Persyarikatan Muhammadiyah agar melaksanakan ibadah di saat darurat Covid-19 dengan sepenuhnya merujuk dan pada Tuntunan Ibadah yang telah dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut, serta tidak mengikuti pandangan yang berbeda atau bertentangan dengan Edaran Resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
  2. Segenap Muballigh-Muballighah Muhammadiyah agar meningkatkan bimbingan keislaman sesuai dengan tuntunan Majelis Tarjih dan paham agama dalam Muhammadiyah dengan mengikuti protokol kesehatan dan kebijakan Pemerintah. Para Muballigh-Muballighah Muhammadiyah hendaknya memberikan bimbingan keislaman yang menyejukkan, menyatukan, membawa optimisme, serta mencerahkan bagi warga Muhammadiyah pada khususnya dan masyarakat pada umumnya; senantiasa berpegang teguh pada prinsip yang mengutamakan penghindaran kemudaratan/kerusakan (dar’u-l-mafâsid) dan pemberian kemudahan dakwah (manhaj al-taysîr) dalam menjalankan agama yang bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan hidup umat manusia.
  3. Segenap Muballigh-Muballighah Muhammadiyah dan para Anggota Muhammadiyah semakin meningkatkan ikhtiar dan doa/munajat disertai peningkatan kualitas taqarrub kepada Allah yang ditunjukkan dengan sikap rida, sabar, dan tawakal; menggalakkan semangat taawun dan ukhuwah, serta amal saleh kemanusiaan lainnya.
Baca juga:  Pengaruh Studi Islam terhadap Studi Agama di Akademia Barat

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ – وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ [رواه مسلم].

Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Muslim, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan, maka Allah akan memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya [HR Muslim].

  1. Agar seruan di atas dapat direalisasikan dengan sebaik-baiknya maka seluruh Pengurus Majelis Tabligh Muhammadiyah diinstruksikan agar segera melaksanakan konsolidasi, koordinasi, untuk selanjutnya memimpinkan pelaksanaannya dengan tetap mengacu pada prinsip-prinsip organisasi dan nilai-nilai ideologi Persyarikatan Muhammadiyah. Apabila masih terdapat hal-hal teknis atau lainnya yang memerlukan penjelasan dan tuntunan operasional dapat disampaikan kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah atau melalui Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, serta Majelis Tabligh PP Muhammadiyah

Download versi pdf di sini.

Redaksi Santricendekia

Kirim tulisan ke santricendekia.com melalui email: redaksi@santricendekia.com

Add comment

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: