Alasan Para Ulama Berbeda Pendapat Menurut Ibnu Rusyd

PENDUHULUAN Kitab Bidâyat al-Mujtahid wa Nihâyat al-Muqtashid ditulis oleh Ibnu Rusyd. Beliau merupakan filosof muslim Barat terbesar di abad pertengahan.

Baca Selengkapnya

The Dark History of Islam? On Farag Fouda and His Book “The Absent Truth”

Last night I found myself in an interesting discussion. It was about what my friends called the dark “ugly truth”

Baca Selengkapnya

Menghadapi Tantangan Modernitas dengan Kajian Pra-Nikah

Sebagai pemuda paruh baya yang berpegang teguh pada kaki meja makan, jarang sekali saya ikut pengajian masjid dengan terlebih dahulu

Baca Selengkapnya

Hikayat Karya Gagal; Menuju Karya Jariyah

Judul                     : Hikayat Karya Gagal Penulis                 : Yusuf Maulana Tahun                   : 2016 Penerbit              :

Baca Selengkapnya

Manajemen Krisis ala Nu’aimain (Dua Nu’aim) End Part

  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ   Nu’aim bin

Baca Selengkapnya

Meruntuhkan Tembok-Kemalasan Menulis

Judul                     : Alirkan Jati Dirimu (Esai-Esai Ringan untuk Meruntuhkan Tembok-Kemalasan Menulis) Penulis                 : Natalie Goldberg Penerjemah       :

Baca Selengkapnya

Tuntunan al-Ghazali untuk Menemukan Tuhan di Tiap Ciptaan

Kebesarannya menjadi kebanggaan intelektual Islam dan mampu menggetarkan dunia penulisan. Dia adalah Imam Abu Hamid Muhammad bin Ahmad al-Ghazali yang

Baca Selengkapnya

Review Manifesto Komunis : Solusi Kesejahteraan Yang Tak Sesuai Fitrah Manusia

“Ga usah dibaca. ga realistis” Kata temanku, seorang sarjana ilmu ekonomi UI, setelah aku bilang padanya “sekarang aku lagi baca

Baca Selengkapnya

Resensi Buku “Metodologi Studi Islam” Karya Abuddin Nata

Identitas Buku Judul Buku        : Metodologi Studi Islam Pengarang          : Prof. Dr. H. Abuddin Nata, M.A. Penerbit             

Baca Selengkapnya

Perlu Dibaca ! “The Tao of Islam” Kitab Relasi Gender dalam Islam

Meski mengaku memperjuangkan perempuan, tapi feminisme, putri nakal peradaban Barat itu, sesungguhnya sangat maskulin. Kalo katanya si mbah putri Sachiko

Baca Selengkapnya
%d blogger menyukai ini: